baliho-ultah-jokowi-yang-diprotes-gerindra-di-solo-. Detikcom
SOLO – Ketua DPC Partai Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno menyatakan kekecewaannya terhadap Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang memasang baliho ucapan selamat ulang tahun ke-65 untuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo di sejumlah titik kota.
Ardianto menilai perlakuan serupa tidak diberikan kepada Ketua Umum Gerindra yang kini menjabat Presiden RI, Prabowo Subianto, sehingga menimbulkan pertanyaan di internal partai.
“Kenapa ketika Pak Prabowo kok tidak ada ucapan? Ini membuat saya juga agak kecewa,” kata Ardianto di Gedung DPRD Solo, Senin (22/6).
Ia juga menyoroti bahwa Wali Kota Solo saat ini, Respati Ardi, merupakan kader Partai Gerindra. Menurutnya, hal tersebut seharusnya menjadi perhatian dalam kebijakan simbolik pemerintah daerah.
Ardianto menyebut terdapat sekitar tujuh titik pemasangan baliho yang menggunakan fasilitas Pemkot Surakarta, berdasarkan laporan yang ia terima dari sejumlah pihak.
Namun ia menegaskan belum akan menarik kesimpulan lebih jauh dan berencana meminta klarifikasi langsung kepada Wali Kota Solo terkait penggunaan anggaran maupun dasar pemasangan baliho tersebut.
Sementara itu, Respati Ardi menjelaskan bahwa pemasangan baliho tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Surakarta terhadap Jokowi, yang pernah menjabat Wali Kota Solo periode 2005–2012 dan dinilai berkontribusi besar terhadap pembangunan kota.
“Iya, ini bentuk apresiasi kita,” kata Respati.
Saat ditanya mengenai perbandingan dengan Presiden Prabowo Subianto, Respati menjawab singkat bahwa baliho tersebut dipasang karena memang bertepatan dengan ulang tahun Jokowi.
“Lah, ulang tahunnya beliau (Jokowi), gimana,” ujarnya.
