Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Politik
  • Tragedi Kematian Bayi di Ketapang Dimanfaatkan jadi Kepentingan Politik?
  • Politik

Tragedi Kematian Bayi di Ketapang Dimanfaatkan jadi Kepentingan Politik?

Editor PI 17/10/2024
Ilustrasi Politik depositphotos

Ilustrasi Politik (depositphotos)

PONTIANAK INFORMASI, LOKAL – Nasib tragis menimpa Muhammad Fahmi, bayi lima bulan asal Desa Sungai Tengar, Kecamatan Kendawangan, yang meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD dr. Agoesdjam Ketapang. Kondisi buruk jalan dari Kendawangan menuju Kota Ketapang memperlambat laju mobil yang membawa Fahmi, mengakibatkan nyawanya tak tertolong.

Kematian Fahmi memicu keprihatinan masyarakat, sekaligus menjadi bahan polemik di tengah menjelang Pilkada 2024. Isu rusaknya infrastruktur jalan di Ketapang diangkat oleh sejumlah politisi, yang diduga memanfaatkan tragedi ini untuk kepentingan politik mereka. Para politisi tersebut justru saling menyalahkan pemerintah daerah, padahal Pemkab Ketapang telah berupaya mencari solusi.

Pemerintah Kabupaten Ketapang, menurut Wakil Bupati Farhan, telah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan melibatkan perusahaan setempat melalui program CSR untuk memperbaiki jalan.

“Kesannya pemerintah diam, padahal segala upaya telah dilakukan, termasuk kerja sama dengan pihak swasta,” ungkap Farhan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga aktif mendorong perbaikan jalan-jalan provinsi, yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun, sayangnya, di tengah upaya tersebut, beberapa politisi malah memanfaatkan situasi untuk saling tuding, yang memperburuk situasi.

Pengamat kebijakan publik Universitas Tanjungpura, Zulkarnain, menilai, kasus kematian Fahmi seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki pelayanan publik dan infrastruktur.

“Permasalahan infrastruktur jalan dan pelayanan kesehatan perlu ditangani secara kolaboratif, bukan dijadikan komoditas politik,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak hanya tanggung jawab eksekutif, tetapi juga legislatif dan swasta. Sayangnya, upaya perbaikan infrastruktur sering terhambat oleh saling lempar tanggung jawab.

“Jika persoalan ini terus dijadikan isu politik, kesejahteraan masyarakat yang akan terkorbankan,” tambahnya.

Zulkarnain berharap, semua pihak dapat bersatu dan tidak terjebak dalam kepentingan politik jangka pendek, terutama jelang Pilkada. Kematian Muhammad Fahmi seharusnya menjadi panggilan untuk berkolaborasi demi perbaikan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Pj Gubernur Kalbar, Harisson Azroi, menyampaikan bahwa perbaikan jalan Kendawangan – Pesaguan yang didukung oleh Instruksi Presiden terkait Jalan Daerah (IJD) seharusnya sudah dimulai. Namun, hingga kini belum ada kejelasan dari pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalbar terkait pelaksanaannya. Harisson turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Muhammad Fahmi dan meminta agar perbaikan jalan segera diprioritaskan.

Menurut Kepala Dinas PUPR Kalbar, Iskandar Zulkarnaen, penanganan jalan tersebut sudah diambil alih oleh pemerintah pusat melalui IJD, sehingga Pemprov Kalbar tidak lagi bisa menganggarkan perbaikan.

“Kami terhambat oleh regulasi yang melarang tumpang tindih anggaran,” kata Zulkarnaen.

Zulkarnain dan Jumadi, pengamat politik Untan, menegaskan bahwa memainkan nyawa orang demi kepentingan politik adalah tindakan tidak etis. Mereka berharap masyarakat dapat lebih cerdas dalam menilai isu ini dan tidak terprovokasi oleh politisi yang memanfaatkan situasi.

Sumber: https://kalbaronline.com/2024/08/05/jangan-jadikan-nyawa-sebagai-komoditas-politik/

Tags: Jalan Rusak Ketapang Politik

Continue Reading

Previous: Deretan Fakta Dana Hibah untuk Sanggau Selama Sutarmidji Menjabat Gubernur Kalbar
Next: Minat Konsumen Terhadap WR155R Tinggi di Kalimantan, Ikut Sukseskan Balapan Offroad Yamaha

Related Stories

Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas
  • News
  • Politik

Tim Hukum Bantah Yaqut Terima USD271 Ribu dalam Kasus Kuota Haji

Editor PI 21/08/2026
Eks Pejabat Pajak Muhammad Haniv
  • Politik

KPK Tahan Eks Kakanwil Pajak Muhammad Haniv dalam Kasus Gratifikasi Rp20,7 Miliar

Editor PI 20/08/2026
Eks Pejabat Pajak Muhammad Haniv
  • Politik

KPK Ungkap Eks Pejabat Pajak Haniv Terima Rp700 Juta untuk Fashion Show Anak

Editor PI 20/08/2026

Berita Terbaru

  • Chico Aura Lolos dari Duel Sengit Lawan India, Sempat Kehilangan Fokus di Gim Pertama 27/08/2026
  • Antusias Penonton di Luar Dugaan, Panitia Targetkan 5 Wakil Indonesia ke Final Polytron Pontianak International Challenge 27/08/2026
  • Cuma Beri 16 Poin, Dejan/Apriyani Libas Wakil Chinese Taipei di Polytron Pontianak International Challenge 27/08/2026
  • Atlet Tuna Rungu Asal Kalbar Tembus Babak Utama Polytron Pontianak International Challenge 2026 27/08/2026
  • Mental Baja! Khoiriyansyah/Pratama Tekuk Unggulan Chinese Taipei di Polytron Pontianak International Challenge 26/08/2026
  • Comeback Manis Chiara Marvella, Wakil India Ditaklukkan Dua Gim 26/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

60b1e97d-3ff4-48b2-b375-61a8517f223f
  • Lokal
  • News

Chico Aura Lolos dari Duel Sengit Lawan India, Sempat Kehilangan Fokus di Gim Pertama

Editor PI 27/08/2026
dd008362-dfa2-44a0-82a8-1c470c875e81
  • News
  • Sports

Antusias Penonton di Luar Dugaan, Panitia Targetkan 5 Wakil Indonesia ke Final Polytron Pontianak International Challenge

Editor PI 27/08/2026
IMG_6886
  • Lokal
  • News
  • Sports

Cuma Beri 16 Poin, Dejan/Apriyani Libas Wakil Chinese Taipei di Polytron Pontianak International Challenge

Editor PI 27/08/2026
8ce71af5-1f2c-4084-8432-82fac4f046f9
  • Lokal
  • News
  • Sports

Atlet Tuna Rungu Asal Kalbar Tembus Babak Utama Polytron Pontianak International Challenge 2026

Editor PI 27/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.