Foto: Detik.com
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Persib Bandung meraih gelar juara paruh musim Liga Super Indonesia setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 11 Januari 2026. Kemenangan ini diraih melalui perjuangan sengit, dengan gol tunggal yang memastikan posisi Maung Bandung di puncak klasemen. Ribuan bobotoh memenuhi tribun, menciptakan atmosfer panas yang khas derbi kedua kesebelasan ini.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal, di mana Persija lebih menguasai bola dan sering mengancam pertahanan Persib. Hingga turun minum, Macan Kemayoran masih unggul dalam penguasaan permainan, meski belum ada gol yang tercipta. Persib bertahan disiplin, dengan kiper Teja Alam menjadi tembok kokoh.
Babak kedua menjadi titik balik dramatis. Pada menit ke-52, Persija dipaksa bermain dengan 10 pemain setelah Bruno Tubarao menerima kartu merah karena menginjak kaki Beckham Putra. Keunggulan numerik ini langsung dimanfaatkan Persib untuk mengamuk, meski Persija tetap membentuk benteng pertahanan rapat.
Gol kemenangan Persib lahir di menit-menit krusial akhir laga, dicetak oleh Thom Haye melalui tendangan bebas keras yang tak bisa dihalau kiper lawan. Assist dari Beckham Putra menjadi kunci, memanfaatkan kelengahan lini belakang Persija. Sebelumnya, ada kontroversi penalti yang diabaikan wasit untuk Persib di babak pertama.
Klasemen sementara menunjukkan Persib memimpin dengan poin sempurna di laga kandang, sementara Persija tertahan di posisi kedua meski punya selisih gol lebih baik sebelumnya. Borneo FC mengintai ketat di peringkat bawah, menambah tekanan pada kedua tim elit ini.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, memuji semangat timnya pasca-laga. “Kami bermain seperti singa di kandang sendiri, ini bukti kerja keras sepanjang paruh musim,” katanya seperti dilansir dari SofaScore. Sementara itu, kiper Persija mengakui kekalahan ini menyakitkan.
Kemenangan ini memutus sejarah buruk Persib yang sempat kesulitan lawan Persija dalam lima laga terakhir. Bobotoh pun merayakan gelar paruh musim dengan penuh euforia, meski musim masih panjang. Derbi ini sekali lagi membuktikan rivalitas abadi antara kedua kubu, dengan Persib kini fokus mempertahankan tren positif menuju gelar juara liga.
