Foto : PSSI
PONTIANAK INFORMASI, Sports – Setelah kekalahan telak Timnas Indonesia dari Jepang dengan skor 0-6, muncul wacana untuk menambah pemain naturalisasi baru demi memperkuat skuad Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Suntikan pemain diaspora dengan kualitas tinggi diyakini dapat meningkatkan daya saing Indonesia dalam upaya meraih tiket ke putaran final Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan.
Namun, pandangan berbeda disampaikan oleh mantan bek Arema FC, Aris Budi Prasetiyo, yang menilai PSSI tidak perlu panik mencari pemain naturalisasi baru. Menurutnya, materi pemain yang ada saat ini sudah cukup mumpuni dan pelatih Patrick Kluivert hanya perlu memantapkan program latihan serta taktik permainan agar tim bisa tampil optimal.
Meski demikian, PSSI juga masih terus mengamati dan membidik beberapa pemain keturunan potensial dari liga-liga Eropa untuk kemungkinan naturalisasi di masa depan. Namun, fokus utama saat ini adalah memaksimalkan potensi pemain yang sudah ada dengan program latihan yang tepat dan strategi yang solid.
Dengan kondisi ini, PSSI diyakini lebih baik menata skuad yang ada daripada terburu-buru mencari pemain naturalisasi baru yang belum tentu bisa langsung beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung Oktober mendatang.
