Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Pendeta dan Biarawati Gereja Keluarga Kudus di Gaza Teguh Tolak Evakuasi Meski Tekanan dari Militer Israel
  • Internasional

Pendeta dan Biarawati Gereja Keluarga Kudus di Gaza Teguh Tolak Evakuasi Meski Tekanan dari Militer Israel

Tyo 29/08/2025
Pendeta dan Biarawati Gereja Keluarga Kudus di Gaza Teguh Tolak Evakuasi Meski Tekanan dari Militer Israel

(Foto : Getty Images)

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Para pendeta dan biarawati yang berada di Gereja Keluarga Kudus, Gaza City, telah menegaskan komitmen mereka untuk tetap tinggal di kompleks gereja meskipun mendapat perintah evakuasi dari militer Israel. Komunitas ini memilih bertahan demi terus memberikan pelayanan kepada ratusan warga sipil yang berlindung di sana di tengah konflik yang semakin memanas.

Keputusan mereka muncul di tengah operasi militer besar-besaran Israel yang melancarkan serangan intensif untuk menguasai Kota Gaza. Perintah evakuasi yang dikeluarkan mengharuskan warga sipil, termasuk komunitas Kristen, meninggalkan kawasan ini dan pindah ke wilayah selatan Gaza. Namun para pendeta dan biarawati menilai evakuasi tersebut sama dengan “hukuman mati” bagi banyak pengungsi karena kondisi di Gaza yang sudah sangat sulit dan berbahaya.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis oleh Patriarkat Ortodoks Yunani Yerusalem dan Patriarkat Gereja Latin Yerusalem, ditegaskan bahwa kompleks Gereja Keluarga Kudus telah menjadi tempat perlindungan aman bagi lansia, perempuan, anak-anak, dan penyandang disabilitas yang kekurangan gizi dan dalam kondisi lemah akibat krisis berkepanjangan di Gaza.

Para rohaniwan turut menegaskan, “Banyak dari mereka yang berlindung di kompleks Gereja adalah individu-individu yang rentan dan mengalami kekurangan gizi akibat kesulitan yang mereka hadapi dalam beberapa bulan terakhir.” Mereka menolak meninggalkan warga yang telah selama ini mereka layani, meskipun risiko serangan militer terus mengintai.

Pendeta dan biarawati menyatakan bahwa meskipun mereka menyadari risiko serangan udara yang bisa meningkat tiap hari, mereka tetap memilih tinggal di paroki masing-masing dan mengutamakan pelayanan kepada para pengungsi yang dianggap sebagai “orang-orang penting dalam kehidupan saya” sebagaimana dikatakan salah satu biarawati.

Seruan mereka ini juga mengingatkan dunia atas pentingnya menghormati hak masyarakat Palestina untuk hidup di tanah mereka sendiri tanpa dipaksa menjadi pengungsi. Dalam pernyataan bersama Patriarkat Latin dan Ortodoks, mereka mengutip momen penting seperti kata-kata Paus Leo XIV yang menegaskan bahwa tidak ada bangsa, sekecil apapun, yang layak dipaksa ke pengasingan.

Situasi di Gaza semakin mengerikan akibat konflik yang telah berlangsung sejak Oktober 2023, dengan puluhan ribu korban jiwa dan kerusakan besar pada infrastruktur serta hunian warga sipil. Dalam kondisi ini, keberadaan Gereja Keluarga Kudus sebagai tempat perlindungan menjadi sangat penting bagi warga yang terjebak dalam konflik ini.

Tags: Gaza Gereja Tolak Evakuasi Israel Palestine

Continue Reading

Previous: BEM SI dan BEM UI Akan Gelar Demo di Polda Metro Jaya Tuntut Keadilan Usai Ojol Dilindas Rantis Brimob
Next: Race Week Grand Prix Belanda 2025: Kembalinya Aksi Seru Formula 1 di Sirkuit Zandvoort

Related Stories

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta
  • Internasional

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta

Editor PI 24/07/2026
Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah
  • Internasional

Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Editor PI 24/07/2026
Pemerintah Siapkan Evakuasi 386 WNI di Iran Lewat Jalur Darat Setelah Status Siaga I Ditetapkan
  • Internasional

Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Direstui Menteri Pengangkutan Sarawak, DAMRI Segera Buka Rute Putussibau–Kuching 05/08/2026
  • Aksi Heroik Satpam Klinik di Pontianak Gagalkan Maling Helm: “Tak Takut Saya, Namanya Tugas” 05/08/2026
  • Ria Norsan Resmikan Open API Bank Kalbar, Tegaskan QRIS Harus Benar-Benar Berjalan 05/08/2026
  • Sudah 11 Tahun Jual Bendera di Pontianak, Deddy Tetap Bertahan Meski Pembeli Sepi 05/08/2026
  • Layanan Samsat GOKATAN Pontianak Kini 3 Hari, Bayar Pajak Kendaraan Makin Mudah 05/08/2026
  • Karhutla di Pelang Ketapang Telan Korban Jiwa, Pemuda 26 Tahun Tew*s Terbakar 05/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

d1dbfe6c-2a72-4415-9077-a14a7e283b14
  • Lokal
  • News

Direstui Menteri Pengangkutan Sarawak, DAMRI Segera Buka Rute Putussibau–Kuching

Editor PI 05/08/2026
IMG_3830
  • Lokal
  • News

Aksi Heroik Satpam Klinik di Pontianak Gagalkan Maling Helm: “Tak Takut Saya, Namanya Tugas”

Editor PI 05/08/2026
b3ba3515-1aef-47e9-b87b-93664054459f
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Resmikan Open API Bank Kalbar, Tegaskan QRIS Harus Benar-Benar Berjalan

Editor PI 05/08/2026
IMG_3658
  • Lokal
  • News

Sudah 11 Tahun Jual Bendera di Pontianak, Deddy Tetap Bertahan Meski Pembeli Sepi

Editor PI 05/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.