Mariah Carey Disambul Ondel Ondel (Foto : Dok. Sanggar Kembar Betawi)
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Diva legendaris Mariah Carey tiba di Jakarta pada Kamis malam (2/10) disambut dengan hangat oleh seni budaya khas Betawi, yaitu ondel-ondel. Sambutan meriah ini berlangsung di hotel tempat Carey bermalam menjelang konsernya yang akan digelar pada Sabtu (4/10) malam di Sentul International Convention Center (SICC).
Dalam sambutan tersebut, sepasang ondel-ondel lengkap dengan iringan musik tradisional Betawi menari dengan enerjik menyambut kedatangan Mimi, sapaan akrab Mariah Carey. Bahkan staf penyanyi tersebut ikut menari bersama alunan musik, sementara Carey terlihat bertepuk tangan dan berpose bersama ondel-ondel. Promotor yang mengatur acara menyampaikan, “Selamat datang di Indonesia, Mariah Carey! Kami sangat senang menyambut Anda di sini. Kami telah menyiapkan sambutan hangat dengan keramahtamahan khas Indonesia,” demikian tulis mereka di media sosial.
Momen ini menjadi sorotan dan perbincangan hangat di media sosial. Banyak penggemar yang terharu dan antusias bahkan membayangkan Mimi akan membawakan lagu tradisional Betawi dengan whistle tone khasnya. Seorang penggemar menuliskan, “Welcome back to Jakarta Mariah. It’s been a while”.
Selain sambutan dengan ondel-ondel, Mariah Carey juga mendapatkan sentuhan musik tradisional Indonesia saat gladi bersih jelang konser. Lagu hitsnya seperti We Belong Together bahkan dibawakan dengan alat musik gambang kromong, yang membuat penyanyi kawakan itu terlihat sangat senang saat dipertunjukkan.
Konser bertajuk The Celebration of Mimi ini merupakan bagian dari tur dunia Mariah Carey merayakan perjalanan panjang karier musiknya yang penuh dengan lagu ikonik. Penggemar di Indonesia sangat antusias menantikan penampilan spesial sang diva yang dikenal dengan suara lima oktafnya.
Sambutan ondel-ondel ini bukan hanya menjadi simbol penghormatan budaya Betawi, tapi juga menegaskan keramahan dan kehangatan Indonesia dalam menyambut artis internasional sebesar Mariah Carey. Keunikan ini dipandang sebagai bukti bahwa seni budaya lokal masih mendapat tempat kuat di hati masyarakat dan dunia hiburan internasional.
