Foto: Dok. DPR RI
PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Bertempat di Banda Aceh pada Sabtu (10/1), Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI menyelenggarakan rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dengan didampingi oleh Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satgas Rehabilitasi Pascabencana, Tito Karnavian.
Fokus utama dalam rapat ini adalah sinkronisasi data dan kebijakan sebelum diserahkan kepada pihak eksekutif. Sufmi Dasco menjelaskan bahwa hasil dari koordinasi yang telah terintegrasi ini nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah nyata di lapangan.
“Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI itu kemudian akan menyerahkan hasil dari koordinasi yang terintegrasi tersebut kepada Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera dari pihak Pemerintah yang nanti akan mengeksekusi kebijakan-kebijakan tersebut,” ujar Dasco dalam rapat.
Fokus pada Fungsi Pengawasan dan Anggaran
Dasco juga mempertegas batasan peran antara legislatif dan eksekutif dalam proses pemulihan ini. Ia menyatakan bahwa setelah tahap koordinasi selesai, DPR RI akan kembali ke peran utamanya untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan ketersediaan dana yang tepat sasaran.
“Sesuai dengan tupoksinya, maka kemudian setelah itu Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI akan melakukan tugas fungsi pengawasan dan anggaran,” ucapnya.
Sinergi Lintas Kementerian
Keseriusan penanganan bencana ini terlihat dari hadirnya jajaran menteri kabinet dalam rapat tersebut. Selain perwakilan pimpinan dan anggota DPR, tampak hadir:
Menteri PU, Dody Hanggodo
Menkes, Budi Gunadi Sadikin
Menkeu, Purbaya Yudhi
Mensos, Saifullah Yusuf
Menteri PKP, Maruarar Sirait
Pertemuan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak melalui pembagian tugas yang jelas antara pengawas (DPR) dan pelaksana (Pemerintah).
