Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Rizieq Shihab Kritik Pergantian Nama RSUD Al Ihsan Jadi RSUD Welas Asih oleh Dedi Mulyadi
  • Nasional

Rizieq Shihab Kritik Pergantian Nama RSUD Al Ihsan Jadi RSUD Welas Asih oleh Dedi Mulyadi

Tyo 07/07/2025
Rizieq Shihab Kritik Pergantian Nama RSUD Al Ihsan Jadi RSUD Welas Asih oleh Dedi Mulyadi

Rizieq Shihab Kritik Pergantian Nama RSUD Al Ihsan Jadi RSUD Welas Asih (Foto : ANTARA/Asprilla Dwi Adha)

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Keputusan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengganti nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih menuai kritik dari sejumlah pihak, salah satunya tokoh agama Rizieq Shihab. Pergantian nama rumah sakit tersebut dianggap kontroversial dan memicu perdebatan di kalangan masyarakat.

Rizieq Shihab secara tegas menyampaikan ketidaksetujuannya terhadap perubahan nama yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi. Dalam pernyataannya, Rizieq menegaskan, “Mengganti nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih adalah tindakan yang tidak menghormati sejarah dan nilai-nilai yang melekat pada nama lama.” Pernyataan ini dilansir dari Tempo.

Menurut Rizieq, nama Al Ihsan memiliki makna yang sangat penting dan sudah melekat erat dengan identitas rumah sakit tersebut. Ia berpendapat bahwa perubahan nama tersebut bisa menghilangkan nilai historis dan simbolik yang selama ini dijaga oleh masyarakat sekitar. Rizieq juga menyoroti bahwa keputusan ini seharusnya melibatkan lebih banyak pihak dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat luas.

Sementara itu, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa pergantian nama RSUD tersebut bertujuan untuk memberikan nuansa yang lebih inklusif dan menggambarkan nilai kasih sayang yang universal. Ia berharap nama Welas Asih dapat mencerminkan semangat pelayanan kesehatan yang lebih humanis dan ramah kepada semua lapisan masyarakat.

Namun, kritik dari Rizieq Shihab dan beberapa kalangan masyarakat menunjukkan bahwa perubahan nama institusi publik seperti rumah sakit harus dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk nilai sejarah dan budaya yang melekat. Kasus ini menjadi contoh bagaimana kebijakan pemerintah daerah dapat menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat.

Diskusi terkait pergantian nama RSUD Al Ihsan menjadi RSUD Welas Asih ini masih terus berlanjut, dengan harapan ada solusi yang dapat diterima oleh semua pihak demi menjaga harmoni dan menghormati nilai-nilai yang ada. Keputusan ini juga menjadi pengingat pentingnya keterlibatan publik dalam proses pengambilan kebijakan yang berdampak luas.

Tags: Dedi Mulyadi Jawa Barat Pergantian Nama Rumah Sakit Rizieq Shihab RSUD Welas Asih

Continue Reading

Previous: Identitas “Mas Pelayaran” Terungkap, Kronologi Ketegangan Pengantaran Shopee Food yang Viral
Next: Suasana Bahagia dan Haru Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kalbar Tiba di Pontianak

Related Stories

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily memberikan penjelasan kepada wartawan di Magelang, Minggu (19/4/2026). ANTARA/Heru Suyitno
  • Nasional

Lemhannas Dorong Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah Lewat Retret Ketua DPRD

Editor PI 19/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Minta Maaf Telat Klarifikasi, Tegaskan Ceramah UGM Soal Perdamaian

Editor PI 18/04/2026
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (tengah)
  • Nasional

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Perdamaian, Bukan Penistaan Agama

Editor PI 18/04/2026

Berita Terbaru

  • Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025 13/05/2026
  • Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari 13/05/2026
  • Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat 13/05/2026
  • Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit 13/05/2026
  • Berani Protes Juri LCC 4 Pilar MPR, Josepha Siswa SMAN 1 Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China 13/05/2026
  • Edi Kamtono Sebut AI Bukan Ancaman, Tapi Peluang bagi Ekonomi Kreatif 13/05/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

8623d426-4aff-4361-af63-64589d75d8da
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Terima 18 Rekomendasi DPRD Kalbar atas LKPJ Gubernur 2025

Editor PI 13/05/2026
359442ac-b08c-4975-afaf-b6f27bc7e7ec
  • Lokal
  • News

Ria Norsan Optimistis Program MBG Putar Ekonomi Kalbar hingga Rp16,8 Miliar per Hari

Editor PI 13/05/2026
IMG_4865
  • Lokal
  • News

Sujiwo Komitmen Sukseskan Program MBG, Sebut Punya Banyak Manfaat

Editor PI 13/05/2026
IMG_4798
  • Lokal
  • News

Pasien Pertama Kasus Hantavirus di Ketapang Meninggal Dunia, Sempat Dirawat di Rumah Sakit

Editor PI 13/05/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.