Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Viral Video Jurnalis CNN Menangis Saat Liput Bencana Aceh, Video Ditake Down Dengan Alasan Takut Disalahgunakan
  • Nasional

Viral Video Jurnalis CNN Menangis Saat Liput Bencana Aceh, Video Ditake Down Dengan Alasan Takut Disalahgunakan

Tyo 19/12/2025
Viral Video Jurnalis CNN Menangis Saat Liput Bencana Aceh, Video Ditake Down Dengan Alasan Takut Disalahgunakan

Foto: Tik Tok

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Jagat media sosial diguncang oleh potongan video siaran langsung CNN Indonesia yang memperlihatkan jurnalis Irine Wardani menangis saat melaporkan kondisi warga Aceh Tamiang pasca bencana banjir dan longsor. Video tersebut sempat viral di berbagai platform, termasuk Instagram dan TikTok, karena menunjukkan sisi emosional jurnalis yang tidak kuasa menahan tangis saat menyampaikan adanya anak-anak yang belum makan serta pesan warga agar jurnalis menyuarakan kebutuhan mereka.​

Namun, tak lama setelah viral, video tersebut di-take down dari YouTube dan seluruh media sosial resmi CNN Indonesia, tanpa penjelasan resmi terkait alasan penghapusan tersebut. Penghapusan ini memicu spekulasi dan kritik dari warganet, yang menilai bahwa tindakan tersebut mengurangi transparansi media dalam menyampaikan kondisi sebenarnya di lapangan.​

Dalam video yang sempat beredar, Irine Wardani menyampaikan: “Anak-anak di sini belum makan, mereka butuh bantuan. Warga meminta kami menyuarakan kebutuhan mereka.” Kalimat tersebut menjadi sorotan karena dianggap menggambarkan urgensi situasi dan menunjukkan empati yang mendalam dari sang jurnalis. Dilansir dari media sosial Instagram, kutipan ini banyak dikutip ulang oleh netizen sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Aceh Tamiang.​

CNN Indonesia telah merilis pernyataan resmi mengenai alasan di-take down-nya video tersebut. CNN mengklarifikasi dengan alasan takut disalahgunakan “Kami mengkonfirmasi bahwa benar, telah menarik sebuah konten dikanal media sosial CNN Indonesia. Konten tersebut rentan disalahgunakan sehingga disalahgunakan sehingga berpotensi memicu framing dan mendiskreditkan pihaak tertentu,” tulis CNN dilansir dari Tik Tok CNN Indonesia.

Aksi jurnalis yang menangis saat meliput bencana ini bukan pertama kali terjadi di dunia jurnalistik. Namun, viralitas video tersebut menunjukkan betapa masyarakat Indonesia masih menghargai sisi emosional dan kejujuran dari jurnalis yang berada di lapangan. Tangis Irine Wardani dianggap sebagai wujud nyata dari keprihatinan terhadap penderitaan korban bencana.​

Insiden ini juga mengingatkan pentingnya kebebasan pers dan transparansi media dalam menyampaikan informasi, terutama saat meliput isu-isu sensitif seperti bencana alam. Warganet menuntut agar media massa tidak menutupi fakta atau men-take down video yang bisa menjadi bukti kondisi sebenarnya di lapangan. “Jangan biarkan fakta di-take down begitu saja,” ujar salah satu komentar di media sosial.​

Tags: Banjir Aceh Tamiang Jurnalis Jurnalis CNN Menangis Vidio Ditake down

Continue Reading

Previous: Bebby Nailufa Imbau Hotel Awasi Remaja Check-in untuk Rayakan Malam Tahun Baru di Pontianak
Next: Kemlu RI Pulangkan 13 Nelayan Aceh Usai Ditahan Thailand Imbas Memancing Ilegal

Related Stories

6b14877a-2b4d-4e9a-8d90-fac85e9becf3
  • Lokal
  • Nasional
  • News

Calon Manajer Kopdes Asal Singkawang Meninggal Dunia, Sempat Sesak Napas usai Belajar di Kelas

Editor PI 29/06/2026
Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI
  • Nasional

Dua Mobil Patroli Polisi Dirusak OTK Usai Pengamanan HUT Jakarta di Bundaran HI

Editor PI 23/06/2026
LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan
  • Nasional

LPSK Beri Perlindungan Darurat untuk Korban Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Kecam Kekerasan

Editor PI 23/06/2026

Berita Terbaru

  • Sekda Harisson Gaungkan Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Sebut Dukungan Keluarga Kunci Pendidikan 13/07/2026
  • Gubernur Ria Norsan Minta Karang Taruna Kalbar Mandiri, Jangan Bergantung pada Pemerintah 13/07/2026
  • Kriya Kalbar Diminati Hingga Mancanegara, Ketua Dekranasda Dorong Penjualan Lewat Marketplace 13/07/2026
  • Pemadaman Bergilir Dihentikan, PLN Pastikan Listrik di Kalbar Kembali Normal 13/07/2026
  • Laga Final Soeratin U-15 Kalbar Berujung Ricuh, Keributan Meluas hingga Luar Stadion 13/07/2026
  • Wako Edi Kamtono: Kehadiran Ayah di Hari Pertama Sekolah Bentuk Dukungan untuk Anak 13/07/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

67d88fdc-ed27-4035-af22-13c535396509
  • Lokal
  • News

Sekda Harisson Gaungkan Gerakan Ayah Antar Anak Sekolah, Sebut Dukungan Keluarga Kunci Pendidikan

Editor PI 13/07/2026
30c012aa-4043-4018-be1a-61128a3bf6e8
  • Lokal
  • News

Gubernur Ria Norsan Minta Karang Taruna Kalbar Mandiri, Jangan Bergantung pada Pemerintah

Editor PI 13/07/2026
96ff315d-13eb-4e61-9ee1-00257aabd283
  • Lokal
  • News

Kriya Kalbar Diminati Hingga Mancanegara, Ketua Dekranasda Dorong Penjualan Lewat Marketplace

Editor PI 13/07/2026
IMG_9754
  • Lokal
  • News

Pemadaman Bergilir Dihentikan, PLN Pastikan Listrik di Kalbar Kembali Normal

Editor PI 13/07/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.