Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Ibu Asal Pontianak Buat Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Minta Keadilan untuk Anaknya jadi Korban Pelecehan Seksual
  • Lokal
  • News

Ibu Asal Pontianak Buat Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Minta Keadilan untuk Anaknya jadi Korban Pelecehan Seksual

Editor PI 25/07/2025
Screenshot

Screenshot

PIFA, Lokal – Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan unggahan seorang ibu asal Pontianak yang menyuarakan jeritan hatinya melalui surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Unggahan itu diposting melalui akun Threads bernama @citra_ayu_bening, dan langsung menarik perhatian publik karena berisi permintaan keadilan atas kasus pelecehan seksual yang dialami putri kecilnya, berinisial K (4 tahun).

Dalam surat terbuka yang ditulis, sang ibu, Dika (27), yang saat ini bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kuala Lumpur, Malaysia, mengungkapkan kisah pilu yang menimpa anaknya yang tinggal bersama kakek dan neneknya di Pontianak.

Ia menceritakan bahwa tiga bulan setelah keberangkatannya ke Malaysia, anaknya dijemput oleh orang tua angkat dari mantan suaminya untuk menginap beberapa hari.

Namun sepulang dari sana, anaknya mengalami demam tinggi dan menunjukkan tanda-tanda tidak biasa seperti kesakitan saat buang air kecil, hingga akhirnya dibawa ke RS Kharitas Bakti oleh pihak keluarga.

Di rumah sakit itulah fakta mengejutkan terungkap putrinya dinyatakan menjadi korban kekerasan seksual dan bahkan positif tertular penyakit menular seksual Gonore. Hati sang ibu pun hancur saat mendengar kabar dari kampung halaman.

Dari pengakuan anaknya, pelaku diduga berada di kawasan Jeruju, Pontianak Barat, tempat tinggal orang tua angkat mantan suaminya.

Dika pun mendorong ibunya untuk segera membuat laporan ke Polresta Pontianak pada 22 Juni 2024, yang kemudian dinaikkan menjadi laporan resmi dengan nomor STPL/B/346/IX/2024/SPKT/Polresta Pontianak/Polda Kalbar pada 18 September 2024.

Namun, sejak saat itu hingga kini, satu tahun lebih telah berlalu, dan belum ada penetapan tersangka maupun kemajuan signifikan dalam penanganan perkara.

Dalam suratnya, Dika menyesalkan sikap penyidik berinisial Brigpol Rahmania yang dinilai tidak serius menangani kasus ini. Ia bahkan menyebut bahwa keterangan anaknya mengenai pelaku tidak termuat dalam berkas penyidikan, termasuk hasil pemeriksaan yang didampingi psikolog.

Dika berharap Presiden Prabowo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat turun tangan dan memberikan atensi serius terhadap kasus ini. Ia juga meminta agar penyidik yang menangani perkara putrinya diperiksa atas dugaan kelalaian dan ketidakpekaan dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak.

“Mohon, Bapak Presiden… Tolong bantu anak saya mendapatkan keadilan. Kemanakah lagi saya harus meminta pertolongan?” tulis Dika lirih dalam suratnya.

Surat ini viral bersamaan dengan momentum peringatan Hari Anak Nasional 2025, yang ironisnya justru menjadi pengingat pahit bagi seorang ibu yang tidak bisa berada di sisi anaknya karena sedang mengadu nasib sebagai pekerja migran demi masa depan buah hatinya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kelanjutan kasus maupun respons atas viralnya surat terbuka tersebut.

Tags: Anak Kasus Pelecehan Seksual Kota Pontianak Presiden Prabowo Surat Terbuka Viral

Continue Reading

Previous: Antisipasi Karhutla, Polres Kubu Raya dan Tim Gabungan Lakukan Pemadaman di Sungai Raya
Next: TP PKK Pontianak Juara Umum HKG PKK ke-53 Kalbar

Related Stories

fe7faf29-a008-4bc6-a524-f00fbd75377c
  • Lokal
  • News

Naik Dango ke-3 Dimulai, Wako Edi: Jaga dan Lestarikan Nilai Kearifan Lokal

Editor PI 21/04/2026
207d7534-45d8-453c-b458-14f0713907f7
  • Lokal
  • News

Sosialisasikan PPDB 2026, Bahasan Sebut Akan Tindak Tegas Praktik Siswa Titipan

Editor PI 21/04/2026
IMG_2277
  • News

DPRD Kalbar: Kenaikan BBM Non Subsidi Bisa Picu Kenaikan Harga Barang

Editor PI 21/04/2026

Berita Terbaru

  • Naik Dango ke-3 Dimulai, Wako Edi: Jaga dan Lestarikan Nilai Kearifan Lokal 21/04/2026
  • Sosialisasikan PPDB 2026, Bahasan Sebut Akan Tindak Tegas Praktik Siswa Titipan 21/04/2026
  • DPRD Kalbar: Kenaikan BBM Non Subsidi Bisa Picu Kenaikan Harga Barang 21/04/2026
  • Ketua DPRD Kalbar Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Percepatan Tol Supadio–Kijing 21/04/2026
  • Pria Jambret HP Bocah di Pontianak Berhasil Ditangkap, Kenangan Foto Bersama Almarhum Ayah Hilang 21/04/2026
  • IBI di Garda Terdepan: Menguatkan Peran Bidan dalam Transformasi Kesehatan Ibu dan Anak 21/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

fe7faf29-a008-4bc6-a524-f00fbd75377c
  • Lokal
  • News

Naik Dango ke-3 Dimulai, Wako Edi: Jaga dan Lestarikan Nilai Kearifan Lokal

Editor PI 21/04/2026
207d7534-45d8-453c-b458-14f0713907f7
  • Lokal
  • News

Sosialisasikan PPDB 2026, Bahasan Sebut Akan Tindak Tegas Praktik Siswa Titipan

Editor PI 21/04/2026
IMG_2277
  • News

DPRD Kalbar: Kenaikan BBM Non Subsidi Bisa Picu Kenaikan Harga Barang

Editor PI 21/04/2026
IMG_2237
  • Lokal
  • News

Ketua DPRD Kalbar Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Percepatan Tol Supadio–Kijing

Editor PI 21/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.