Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • News
  • Penertiban PETI di Bengkayang Ricuh, Wagub Kalbar Minta Pemerintah Pusat Tanggap Soal Tambang Rakyat
  • Lokal
  • News

Penertiban PETI di Bengkayang Ricuh, Wagub Kalbar Minta Pemerintah Pusat Tanggap Soal Tambang Rakyat

Editor PI 26/08/2025
IMG_9665

PIFA, Lokal – Penertiban aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Sekayok, Kelurahan Sebalo, Kabupaten Bengkayang, berujung ricuh pada Senin (25/8/25) sore.

Dalam video yang beredar di media sosial, kericuhan dipicu oleh penangkapan seorang penambang bernama Mikael yang disebut para pekerja tambang sebagai tokoh panutan. Warga kemudian menuntut agar Mikael segera dibebaskan.

Situasi yang memanas tersebut berujung pada aksi perusakan mobil dinas aparat hingga upaya main hakim sendiri oleh massa.

Menanggapi kejadian itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengatakan bahwa persoalan PETI merupakan masalah serius yang bisa menjadi ‘bom waktu’ bila tidak segera ditangani pemerintah pusat.

“saya berharap pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada pemerintah provinsi untuk memberikan kewenangan, memberikan regulasi kepada pasar penambang yang ada di seluruh pejuru provinsi termasuk di Kalbar,” ujar Krisantus saat ditemui, Selasa (26/8/25).

Krisantus menekankan, jika pemerintah pusat tidak segera merespons, kericuhan serupa berpotensi kembali terjadi, tidak hanya di Bengkayang, tetapi juga di daerah lain di Kalimantan Barat maupun wilayah Indonesia lainnya.

“Ini bukan hanya di Bengkayang sebetulnya, nanti kericuan ini akan terjadi dimana-mana Ini seperti bom waktu, jadi saya harap pemerintah pusat juga cepat respon terhadap kejadian-kejadian yang ada di provinsi seluruh Indonesia,” tegasnya.

Krisantus mengatakan sanggat jelas di dalam pidato kenegaraan 17 Agustus lalu, sudah disampaikan Presiden bahwa tambang rakyat harus dilegalkan dalam bentuk koperasi. Ini, kata Krisantus, harus segera diaplikasikan.

“Saya pikir pidato Presiden 17 Agustus 2025 di gedung DPR/MPR itu harus diaplikasikan dimana Presiden menyampaikan bahwa tambang-tambang rakyat itu agar dilegalkan bentuk kooperasi, nah ini harus diaplikasikan,” tukasnya.

Tags: Bengkayang Berita Viral Kalbar Penambang Peti PETI Wagub krisantus

Continue Reading

Previous: Polisi Tangkap Tiga Pelaku Uang Palsu di Pontianak, Cetak Ratusan Lembar Nominal 100 dan 50 ribu
Next: Tinjau Pabrik Tahu di Siantan, Pemkot Pastikan Limbah Tidak Cemari Lingkungan

Related Stories

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026

Berita Terbaru

  • Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api 22/06/2026
  • DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis 22/06/2026
  • Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar 22/06/2026
  • Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan 22/06/2026
  • Ria Norsan Hadiri HUT ke-62 Kuda Kepang Maju Tresno, Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya 22/06/2026
  • Gubernur Ria Norsan Ajak Santri Kalbar Jadi Teladan dan Penggerak Perubahan di Masyarakat 22/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_8547
  • Lokal
  • News
  • Otomotif

Terinspirasi Kecelakaan di Bekasi, Dua Pelajar Pontianak Buat Sistem Keselamatan Kereta Api

Editor PI 22/06/2026
IMG_8585
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Minta BGN Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Editor PI 22/06/2026
IMG_8581
  • News

Kontingen Kubu Raya Targetkan Pertahankan Gelar Juara Umum POPDA Kalbar

Editor PI 22/06/2026
IMG_8352
  • News

Fiskal Kubu Raya Tertekan, Bupati Sujiwo Prioritaskan Perbaikan Sekolah dan Layanan Kesehatan

Editor PI 22/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.