Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Politik
  • Gus Dur, Soeharto, dan Marsinah Resmi Diangkat Sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo
  • Politik

Gus Dur, Soeharto, dan Marsinah Resmi Diangkat Sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo

Tyo 11/11/2025
Gus Dur, Soeharto, dan Marsinah Resmi Diangkat Sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo

Foto: Sektretariat Presiden

PONTIANAK INFORMASI, Politik – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan Gus Dur, Presiden ke-2 RI Soeharto, serta aktivis buruh era Orde Baru, Marsinah. Penghargaan ini diumumkan dalam peringatan Hari Pahlawan Nasional pada Senin, 10 November 2025, di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam keputusan resmi tertulis, Presiden Prabowo memberikan gelar pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa luar biasa para tokoh dalam mewujudkan persatuan dan kemajuan bangsa. Gus Dur dikenal sebagai sosok yang sepanjang hidupnya memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme di Indonesia. Narator dalam acara itu menyatakan, “KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah tokoh bangsa yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme”.​

Sementara itu, Soeharto yang menjabat sebagai Presiden selama 32 tahun juga mendapat gelar serupa. Soeharto ditetapkan sebagai pahlawan nasional bersama sembilan tokoh lain dengan pertimbangan sejarah panjang perjuangan dan kepemimpinannya yang turut membentuk Indonesia modern. Putri Soeharto, Titiek Soeharto, mewakili keluarga menerima penghargaan tersebut.​

Marsinah, yang merupakan aktivis dan buruh pabrik arloji, juga resmi mendapatkan gelar pahlawan nasional. Marsinah adalah ikon perjuangan hak-hak pekerja yang diculik dan dibunuh pada 8 Mei 1993 setelah memperjuangkan keadilan bagi rekan-rekannya. Presiden Prabowo menyatakan, “Saya akan mendukung Marsinah jadi pahlawan nasional,” yang menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghargai perjuangan buruh di Indonesia.​

Penetapan ini menandai pengakuan resmi atas kontribusi berbagai tokoh dari beragam latar belakang yang berjasa dalam pembangunan bangsa. Penganugerahan dilakukan secara simbolis dengan hadirnya perwakilan keluarga ke Istana Negara.

Keppres Nomor 116/TK Tahun 2025 menjadi dasar hukum pengangkatan Gus Dur, Soeharto, Marsinah, dan tokoh lainnya sebagai Pahlawan Nasional. Momen ini juga menjadi refleksi penting bagi bangsa dalam menghargai jasa para pahlawan dari masa lalu hingga masa kini.

Dengan pengangkatan ini, pemerintah berharap nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan yang diwariskan masing-masing tokoh dapat terus menginspirasi generasi muda Indonesia di masa depan.

Tags: Gus Dur Marsinah Pahlawan Nasional Presiden Prabowo Soeharto

Continue Reading

Previous: Ngaku Dukun Sakti, Pria di Pontianak Tipu Korban Rp50 Miliar Pakai Intan Palsu
Next: Sengketa Tanah Jusuf Kalla di Makassar: Kasus Lama yang Melibatkan Mafia Tanah dan Tiga Pihak Bersengketa

Related Stories

IMG_8489
  • Lokal
  • News
  • Politik

DPRD Kalbar Apresiasi Penutupan Dapur MBG Bermasalah: Jangan Korbankan Gizi Anak

Editor PI 14/03/2026
Krisis Internal PSI Semarang 13 DPC Mundur, Suara Tak Terdengar
  • Politik

Krisis Internal PSI Semarang 13 DPC Mundur, Suara Tak Terdengar

Tyo 24/02/2026
Melki Sedek Huang
  • Politik

Mantan Ketua BEM UI: Jangan Nodai Gerakan Mahasiswa dengan Demo Tak Berdasar!

Editor PI 31/01/2026

Berita Terbaru

  • DPRD Kalbar Resmi Lantik Rostini Hagawalti sebagai Anggota PAW, Siap Perjuangkan Aspirasi Ketapang 01/04/2026
  • Sampaikan LKPJ 2025, Sujiwo Akui Kenaikan Pengangguran, Siapkan Strategi Buka Lapangan Kerja 01/04/2026
  • Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026, Akan Kenalkan Budaya Dayak dan Melayu 01/04/2026
  • Warga Sambas Temukan Jasad Bayi di Kantong Plastik, Ada Pesan “Tolong Dimakamkan Anakku Syalwa” 01/04/2026
  • Pria Pontianak Ditangkap, Selipkan 200 Gram Sabu di Celana untuk Dikirim ke Kalteng 01/04/2026
  • Wali Kota Pastikan PPPK Pontianak Aman, Tak Ada Pemecatan Pegawai 01/04/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_0140
  • Lokal
  • News

DPRD Kalbar Resmi Lantik Rostini Hagawalti sebagai Anggota PAW, Siap Perjuangkan Aspirasi Ketapang

Editor PI 01/04/2026
IMG_0176
  • Lokal
  • News

Sampaikan LKPJ 2025, Sujiwo Akui Kenaikan Pengangguran, Siapkan Strategi Buka Lapangan Kerja

Editor PI 01/04/2026
IMG_0154
  • Lokal
  • News

Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026, Akan Kenalkan Budaya Dayak dan Melayu

Editor PI 01/04/2026
IMG_0171
  • Lokal
  • News

Warga Sambas Temukan Jasad Bayi di Kantong Plastik, Ada Pesan “Tolong Dimakamkan Anakku Syalwa”

Editor PI 01/04/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.