Foto: Sektretariat Presiden
PONTIANAK INFORMASI, Politik – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan Gus Dur, Presiden ke-2 RI Soeharto, serta aktivis buruh era Orde Baru, Marsinah. Penghargaan ini diumumkan dalam peringatan Hari Pahlawan Nasional pada Senin, 10 November 2025, di Istana Kepresidenan Jakarta.
Dalam keputusan resmi tertulis, Presiden Prabowo memberikan gelar pahlawan sebagai bentuk penghormatan atas jasa luar biasa para tokoh dalam mewujudkan persatuan dan kemajuan bangsa. Gus Dur dikenal sebagai sosok yang sepanjang hidupnya memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme di Indonesia. Narator dalam acara itu menyatakan, “KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah tokoh bangsa yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme”.
Sementara itu, Soeharto yang menjabat sebagai Presiden selama 32 tahun juga mendapat gelar serupa. Soeharto ditetapkan sebagai pahlawan nasional bersama sembilan tokoh lain dengan pertimbangan sejarah panjang perjuangan dan kepemimpinannya yang turut membentuk Indonesia modern. Putri Soeharto, Titiek Soeharto, mewakili keluarga menerima penghargaan tersebut.
Marsinah, yang merupakan aktivis dan buruh pabrik arloji, juga resmi mendapatkan gelar pahlawan nasional. Marsinah adalah ikon perjuangan hak-hak pekerja yang diculik dan dibunuh pada 8 Mei 1993 setelah memperjuangkan keadilan bagi rekan-rekannya. Presiden Prabowo menyatakan, “Saya akan mendukung Marsinah jadi pahlawan nasional,” yang menunjukkan komitmen pemerintah untuk menghargai perjuangan buruh di Indonesia.
Penetapan ini menandai pengakuan resmi atas kontribusi berbagai tokoh dari beragam latar belakang yang berjasa dalam pembangunan bangsa. Penganugerahan dilakukan secara simbolis dengan hadirnya perwakilan keluarga ke Istana Negara.
Keppres Nomor 116/TK Tahun 2025 menjadi dasar hukum pengangkatan Gus Dur, Soeharto, Marsinah, dan tokoh lainnya sebagai Pahlawan Nasional. Momen ini juga menjadi refleksi penting bagi bangsa dalam menghargai jasa para pahlawan dari masa lalu hingga masa kini.
Dengan pengangkatan ini, pemerintah berharap nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan yang diwariskan masing-masing tokoh dapat terus menginspirasi generasi muda Indonesia di masa depan.
