Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu (Foto : TribunGorontalo.com)
PONTIANAK INFORMASI, Politik – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, tengah menjadi sorotan publik setelah video dirinya yang menyebut akan “merampok uang negara” viral di media sosial. Dalam video yang diduga direkam saat perjalanan menuju Makassar, Sulawesi Selatan, Wahyudin tampak di dalam mobil bersama seorang perempuan sambil mengeluarkan pernyataan kontroversial itu.
Wahyudin dalam video tersebut berkata, “Hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini kan. Kita habiskan aja, biar negara ini makin miskin,” dilansir dari TribunGorontalo.com. Pernyataan tersebut langsung mengundang reaksi keras dari masyarakat serta berbagai pihak terkait.
Menanggapi video viral ini, Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo memastikan akan memanggil Wahyudin untuk dimintai klarifikasi. Ketua BK DPRD, Fikram Salilama, menyatakan bahwa Wahyudin diduga dalam keadaan mabuk saat merekam video tersebut. “Terinformasi ke saya dia dalam keadaan mabuk minum-minuman beralkohol,” kata Fikram, dilansir dari DetikSulsel.
Meski demikian, Fikram menegaskan bahwa apapun kondisinya, perbuatan anggota DPRD tersebut tidak dibenarkan dan telah melanggar kode etik. “Lepas dari segalanya minum pun mabuk pun dia sudah kena pelanggaran kode etik,” tambahnya.
Setelah heboh video tersebut, Wahyudin Moridu akhirnya angkat suara dan meminta maaf melalui video klarifikasi yang diunggah di media sosial. “Saya Wahyudin Moridu anggota DPRD Provinsi Gorontalo… dengan ini atas nama pribadi dan keluarga saya memohonkan maaf atas video yang telah diviralkan di media sosial,” ucap Wahyudin, seperti dikutip dari Detikcom.
Wahyudin juga mengaku kesalahan sepenuhnya ada pada dirinya dan siap menerima konsekuensi atas perbuatannya. Ia berjanji tidak berniat melecehkan atau menyinggung masyarakat Gorontalo lewat ucapannya yang viral tersebut.
