Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • China Eksekusi Mati 11 Bos Sindikat Penipuan Online Keluarga Ming di Myanmar
  • Internasional

China Eksekusi Mati 11 Bos Sindikat Penipuan Online Keluarga Ming di Myanmar

Tyo 04/02/2026
China Eksekusi Mati 11 Bos Sindikat Penipuan Online Keluarga Ming di Myanmar

Foto: Reuters

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Pemerintah China resmi mengeksekusi mati 11 anggota keluarga Ming, pimpinan sindikat penipuan online (online scam) yang beroperasi di kota Laukkaing, Myanmar. Para terpidana tersebut dijatuhi hukuman mati karena terlibat jaringan penipuan telekomunikasi lintas negara serta pembunuhan berencana yang menargetkan warga negara China.

Pengadilan Rakyat Menengah Wenzhou di Provinsi Zhejiang, China timur, telah menjatuhkan vonis hukuman mati kepada 11 terdakwa, termasuk pimpinan kelompok Ming Guoping dan Ming Zhenzhen, pada 29 September 2025. Pengadilan menyatakan kelompok ini terbukti melakukan pembunuhan berencana, penganiayaan berat, penahanan ilegal, penipuan, hingga pengelolaan kasino ilegal.

Menurut laporan Detik.com, keluarga Ming merupakan salah satu klan besar yang menguasai kota perbatasan Laukkaing dan mengubahnya menjadi pusat kasino, narkoba, serta pusat penipuan online berskala besar. “Kerabat dekat para pelaku diizinkan untuk bertemu dengan mereka sebelum eksekusi.”

Dalam putusannya, Mahkamah Agung China menyebut bahwa kelompok kriminal keluarga Ming telah mengorganisasi sedikitnya 10 jenis kejahatan berat. Pengadilan menegaskan bahwa operasi penipuan dan sarang perjudian yang mereka kendalikan meraup keuntungan lebih dari 10 miliar yuan (sekitar Rp22 triliun) antara 2015 hingga 2023.
​
Keluarga Ming juga dituduh bekerja sama dengan jaringan kriminal lain di Myanmar untuk melakukan pembunuhan, penganiayaan, dan penahanan ilegal terhadap pekerja penipuan. Aksi mereka menyebabkan kematian 14 warga negara China dan melukai banyak korban lainnya, sehingga pengadilan menolak banding terpidana pada November 2025.
​
Eksekusi mati terhadap 11 anggota keluarga Ming pada 29 Januari 2026 disebut sebagai sinyal keras Beijing terhadap kejahatan terorganisasi lintas negara. Dilansir dari Bloomberg Technoz, langkah ini menandai pertama kalinya China mengeksekusi bos pusat scam Myanmar yang sebelumnya menguasai “kerajaan penipuan” di perbatasan.

Tags: China Eksekusi Mati Hukuman Mati Keluarga Ming China Penipuan Online

Continue Reading

Previous: Epstein Klaim Pernah Gelar Makan Malam “Liar” Bareng Zuckerberg, Musk, Hoffman, dan Thiel
Next: Mauro Zijlstra Resmi Berseragam Persija Jakarta, Kunci Ambisi Macan Kemayoran di Super League

Related Stories

Draco Malfoy Jadi “Maskot Tak Resmi” Imlek 2026 di China, Ini Alasannya
  • Internasional

Draco Malfoy Jadi “Maskot Tak Resmi” Imlek 2026 di China, Ini Alasannya

Tyo 07/02/2026
Thailand Siap Jadi Rumah Disneyland Pertama di Asia Tenggara, Investasi Capai Rp50 Triliun
  • Internasional

Thailand Siap Jadi Rumah Disneyland Pertama di Asia Tenggara, Investasi Capai Rp50 Triliun

Tyo 06/02/2026
Deretan Selebriti yang Disebut Masuk Berkas Epstein, dari Jay‑Z hingga Leonardo DiCaprio
  • Internasional

Deretan Selebriti yang Disebut Masuk Berkas Epstein, dari Jay‑Z hingga Leonardo DiCaprio

Tyo 05/02/2026

Berita Terbaru

  • Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama, Indonesia–Australia Perkuat Kemitraan Strategis di Indo‑Pasifik 07/02/2026
  • Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Diculik Kenalan Ibu dari Medsos, Polisi Ringkus Pelaku dalam 24 Jam 07/02/2026
  • Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Puluhan Warga Terluka dan Ratusan Bangunan Rusak 07/02/2026
  • Warga Keluhkan Bendera Gerindra Bertebaran di Jalanan, Soroti Konsistensi Narasi Keindahan Kota 07/02/2026
  • Pelajar 16 Tahun Bawa Fortuner Dinas Pemkab Tabrak Warung di Mamuju, Dua Warga Luka 07/02/2026
  • Draco Malfoy Jadi “Maskot Tak Resmi” Imlek 2026 di China, Ini Alasannya 07/02/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama, Indonesia–Australia Perkuat Kemitraan Strategis di Indo‑Pasifik
  • Nasional

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama, Indonesia–Australia Perkuat Kemitraan Strategis di Indo‑Pasifik

Tyo 07/02/2026
Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Diculik Kenalan Ibu dari Medsos, Polisi Ringkus Pelaku dalam 24 Jam
  • Nasional

Bayi 2 Bulan di Tasikmalaya Diculik Kenalan Ibu dari Medsos, Polisi Ringkus Pelaku dalam 24 Jam

Tyo 07/02/2026
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Puluhan Warga Terluka dan Ratusan Bangunan Rusak
  • Nasional

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Puluhan Warga Terluka dan Ratusan Bangunan Rusak

Tyo 07/02/2026
Warga Keluhkan Bendera Gerindra Bertebaran di Jalanan, Soroti Konsistensi Narasi Keindahan Kota
  • Nasional

Warga Keluhkan Bendera Gerindra Bertebaran di Jalanan, Soroti Konsistensi Narasi Keindahan Kota

Tyo 07/02/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.