Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Epstein Klaim Pernah Gelar Makan Malam “Liar” Bareng Zuckerberg, Musk, Hoffman, dan Thiel
  • Internasional

Epstein Klaim Pernah Gelar Makan Malam “Liar” Bareng Zuckerberg, Musk, Hoffman, dan Thiel

Tyo 03/02/2026
Epstein Klaim Pernah Gelar Makan Malam “Liar” Bareng Zuckerberg, Musk, Hoffman, dan Thiel

Foto: Capital Pictures

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Jeffrey Epstein, mantan financier dan terpidana kasus perdagangan seks anak, kembali menjadi sorotan setelah sebuah email yang dibuka oleh Departemen Kehakiman AS menunjukkan bahwa ia pernah menyebut sebuah makan malam bersama sejumlah tokoh teknologi papan atas sebagai “liar”. Dalam email tersebut Epstein merujuk pada pertemuan dengan Mark Zuckerberg, Elon Musk, Peter Thiel, dan Reid Hoffman, yang kini memicu pertanyaan baru soal kedekatan para raja teknologi dengan sosok kontroversial itu.

Dilansir dari New York Post, dalam email tertanggal 20 Agustus 2015 Epstein menjawab pertanyaan miliarder Tom Pritzker tentang rencana perjalanan ke New York dengan kalimat singkat: “not sure yet. i had dinner with zuckerburg, mu=k, thiel hoffman, wild.” Kalimat ini menegaskan bahwa Epstein memang mengklaim pernah makan malam bersama Zuckerberg, Musk, Thiel, dan Hoffman, meski tak menjelaskan detail apa pun soal suasana atau aktivitas di balik kata “wild” tersebut.

Sebelumnya, laporan Vanity Fair pada 2019 sudah mengungkap bahwa Zuckerberg pernah bertemu Epstein dalam sebuah jamuan makan malam di Palo Alto, California, yang diadakan oleh Reid Hoffman untuk neuroscientist MIT, Ed Boyden. Saat itu, juru bicara Zuckerberg, Ben LaBolt, menyatakan bahwa pertemuan itu hanya terjadi satu kali dan berlangsung di acara penghormatan ilmuwan yang tidak diselenggarakan oleh Epstein.

Sementara itu, pernyataan Epstein soal “makan malam liar” ini berbenturan dengan bantahan dari Elon Musk. Dalam korespondensi dengan Vanity Fair, juru bicara Musk menyatakan bahwa Elon Musk “tidak pernah memperkenalkan Jeffrey Epstein kepada Mark Zuckerberg dan tidak mengenal keduanya cukup dekat untuk melakukan itu”. Musk juga menyebut Epstein sebagai “creep” dan menegaskan Zuckerberg bukan teman dekatnya, sebagaimana dilaporkan media-media tersebut.

Email‑email lain yang ikut dibuka menunjukkan bahwa hubungan antara Epstein dan beberapa tokoh teknologi tidak hanya terbatas pada satu malam. Misalnya, ada komunikasi yang menyebut rencana kunjungan ke pulau pribadi Epstein di Karibia, peternakan di New Mexico, hingga apartemen mewahnya di New York. Salah satu email dari tim Hoffman pada 2014 bahkan menulis bahwa “Reid akan menginap di 71st”, merujuk pada rumah besar Epstein di Upper East Side, New York.

Kasus ini kembali memicu sorotan publik terhadap bagaimana Epstein berhasil membangun jaringan elit global meski statusnya sebagai pelaku kejahatan seksual sudah diketahui. Banyak pihak menyoroti betapa sosok seperti Zuckerberg, Musk, Hoffman, dan Thiel yang kerap dipandang sebagai wajah “futurisme” dan inovasi sempat terlihat dekat dengan Epstein, baik dalam konteks acara ilmiah maupun sosial. Pertanyaan kini beralih bukan hanya pada fakta pertemuan, tetapi juga soal tanggung jawab moral para tokoh ini dalam menjaga jarak dari figur yang sudah terang‑terangan berbahaya.

Dengan makin banyaknya dokumen yang dibuka, isu Epstein tidak lagi sekadar soal kejahatan seksual individu, tetapi juga soal bagaimana kekuasaan, uang, dan akses ke lingkaran atas bisa melindungi pelaku selama bertahun‑tahun. Klaim “makan malam liar” yang dilontarkan Epstein dalam email 2015 menjadi salah satu titik penting yang menunjukkan betapa luas jaringan sosialnya, sekaligus memaksa publik untuk kembali menguji sejauh mana tokoh teknologi dunia memahami batas etika dalam pergaulan mereka.

Tags: Epstein Kasus Internasional Kasus Seks Anak

Continue Reading

Previous: 8 Pemain Diaspora Bisa Dipanggil ke Timnas Indonesia Untuk Piala AFF 2026
Next: China Eksekusi Mati 11 Bos Sindikat Penipuan Online Keluarga Ming di Myanmar

Related Stories

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta
  • Internasional

Kota di Swiss Wajibkan Pemilik Anjing Bersihkan Air Kencing Peliharaan, Pelanggar Didenda Rp2,2 Juta

Editor PI 24/07/2026
Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah
  • Internasional

Indonesia Kecam Serangan Houthi terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Editor PI 24/07/2026
Pemerintah Siapkan Evakuasi 386 WNI di Iran Lewat Jalur Darat Setelah Status Siaga I Ditetapkan
  • Internasional

Indonesia dan Negara Arab-Muslim Kompak Kutuk Serbuan Israel ke Masjid Al Aqsa

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Kualitas Udara di Pontianak Tidak Sehat, Sekolah TK-SMP Belajar Daring di Rumah 10/08/2026
  • Kasus ISPA di Pontianak Naik 5 Persen sejak Kabut Asap Karhutla, Puskesmas Siaga Oksigen Gratis 10/08/2026
  • 13 Buaya Hasil Konflik dengan Warga yang Ditampung di Balai PK Pontianak, Ada Berukuran 4,5 Meter 10/08/2026
  • Orangutan ‘Wak’ Dipindahkan ke Habitat Aman usai Terjebak di Area Terdampak Karhutla di Ketapang 10/08/2026
  • 1.286 Telur Penyu Ditemukan di Sambas, Sebagian Masih Berpeluang Menetas 10/08/2026
  • Tren Gowes Sore Hari Ramai Diminati Warga Pontianak 10/08/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_4690
  • Lokal
  • News

Kualitas Udara di Pontianak Tidak Sehat, Sekolah TK-SMP Belajar Daring di Rumah

Editor PI 10/08/2026
IMG_4650
  • Lokal
  • News

Kasus ISPA di Pontianak Naik 5 Persen sejak Kabut Asap Karhutla, Puskesmas Siaga Oksigen Gratis

Editor PI 10/08/2026
IMG_4604
  • Lokal
  • News

13 Buaya Hasil Konflik dengan Warga yang Ditampung di Balai PK Pontianak, Ada Berukuran 4,5 Meter

Editor PI 10/08/2026
06417b64-61fe-4bf1-82f6-c8b595b53548
  • Lokal
  • News

Orangutan ‘Wak’ Dipindahkan ke Habitat Aman usai Terjebak di Area Terdampak Karhutla di Ketapang

Editor PI 10/08/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.