Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Internasional
  • Parlemen Iran Sepakat Hentikan Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB Setelah Serangan Israel dan AS
  • Internasional

Parlemen Iran Sepakat Hentikan Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB Setelah Serangan Israel dan AS

Tyo 25/06/2025
Parlemen Iran Sepakat Hentikan Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB Setelah Serangan Israel dan AS

Parlemen Iran Sepakat Hentikan Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB (Foto : ANTARA/Xinhua/HO-UN Photo/Loey Felipe/aa.)

PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Parlemen Iran secara resmi menyetujui keputusan untuk menangguhkan kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebagai respons atas serangan besar-besaran yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran. Keputusan ini diambil dalam suasana emosional di parlemen pada Rabu, 25 Juni 2025, dengan mayoritas besar anggota parlemen mendukung langkah tersebut.

Ketua parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf mengkritik IAEA karena tidak mengutuk serangan terhadap instalasi nuklir Iran, yang menurutnya telah merusak kredibilitas internasional badan tersebut. Ghalibaf menegaskan bahwa Organisasi Energi Atom Iran akan menangguhkan kerja sama hingga keamanan fasilitas nuklir negara dijamin. Keputusan ini masih menunggu persetujuan dari Dewan Wali, yang memiliki kewenangan untuk mengesahkan atau memveto undang-undang di Iran.

Ketegangan ini memuncak setelah serangan udara Israel dan AS yang menargetkan fasilitas nuklir di Fordow, Natanz, dan Isfahan, yang menewaskan sejumlah ilmuwan dan personel militer Iran. Serangan ini terjadi di tengah perundingan nuklir yang sedang berlangsung dan diiringi oleh laporan kontroversial IAEA yang menuding Iran melanggar kewajiban nuklirnya, meskipun kemudian Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi menyatakan tidak ada bukti upaya sistematis Iran untuk mengembangkan senjata nuklir.

Iran menuduh IAEA telah mempolitisasi tugasnya dan mengaburkan kebenaran tentang program nuklir Iran, sehingga memicu konflik yang berujung pada serangan militer. Pejabat Iran bahkan menyatakan bahwa Grossi harus dilarang memasuki negara mereka karena dianggap gagal menjalankan mandat secara netral dan profesional.

Langkah penangguhan kerja sama ini menandai perubahan signifikan dalam hubungan Iran dengan badan pengawas nuklir internasional dan berpotensi memperburuk ketegangan di kawasan Timur Tengah. Parlemen Iran juga tengah menyusun rancangan undang-undang untuk menghentikan kerja sama secara permanen jika kondisi tidak membaik. Iran menegaskan bahwa mereka tidak berniat mengembangkan program nuklir militer, namun menuntut agar IAEA menjalankan tugasnya secara objektif dan tanpa intervensi politik.

Situasi ini menunjukkan eskalasi serius dalam hubungan antara Iran dan komunitas internasional terkait pengawasan program nuklir, yang dapat berdampak luas terhadap stabilitas regional dan proses diplomasi nuklir global. Iran menuntut jaminan keamanan dan profesionalisme dari IAEA sebelum melanjutkan kerja sama lebih lanjut.

Tags: Amerika Serikat IAEA Iran Israel Ketegangan Internasional Parlemen Iran

Continue Reading

Previous: TNI Jelaskan Empat Alasan Kapal Induk AS USS Nimitz Diperbolehkan Melintasi Selat Malaka
Next: Manchester United dan Chelsea Sedang Negosiasi Tukar Pemain: Garnacho Berpeluang Ditukar Christopher Nkunku

Related Stories

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan
  • Internasional

Badai Salju Dahsyat Landa New York Akumulasi 30 Cm Lumpuhkan Kota Metropolitan

Tyo 24/02/2026
Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”
  • Internasional

Surat Duka dari Singapura untuk Sheyna: “Kamu Seharusnya Aman”

Tyo 11/02/2026
Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan
  • Internasional

Bocah WNI 6 Tahun Tewas Ditabrak Mobil di Kawasan Wisata Singapura, Sopir Ditahan

Tyo 09/02/2026

Berita Terbaru

  • Nilai Tukar Dolar Naik, Wagub Kalbar Minta Pusat Jaga Stabilitas Ekonomi 02/06/2026
  • Seminar Kebangsaan: Kebangkitan Nasional di Tengah Multikrisis Identitas Bangsa 02/06/2026
  • SPMB 2026, Disdikbud Kalbar Soroti Penumpukan Pendaftar di SMA Kota Pontianak 02/06/2026
  • Disdikbud Kalbar Siapkan Akun Demo SPMB, Orang Tua Bisa Simulasi Daftar Sekolah 02/06/2026
  • Pemkot Genjot Program Pembangunan di Tengah Tekanan Ekonomi 02/06/2026
  • Touring Bareng Ratusan Scooterist, Krisantus: Solidaritas Komunitas Vespa Layak Dicontoh 01/06/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_6740
  • Lokal
  • News

Nilai Tukar Dolar Naik, Wagub Kalbar Minta Pusat Jaga Stabilitas Ekonomi

Editor PI 02/06/2026
Seminar Kebangsaan Bahas Nilai Kebangkitan Nasional di Tengah Multikrisis Identitas Bangsa
  • Lokal

Seminar Kebangsaan: Kebangkitan Nasional di Tengah Multikrisis Identitas Bangsa

Editor PI 02/06/2026
E945A4D2-B2B1-462C-AB83-4AC9A6647680
  • Lokal
  • News

SPMB 2026, Disdikbud Kalbar Soroti Penumpukan Pendaftar di SMA Kota Pontianak

Editor PI 02/06/2026
E945A4D2-B2B1-462C-AB83-4AC9A6647680
  • Lokal
  • News

Disdikbud Kalbar Siapkan Akun Demo SPMB, Orang Tua Bisa Simulasi Daftar Sekolah

Editor PI 02/06/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.