Skip to content
Pontianak Informasi

Pontianak Informasi

Barometer Informasi Seputar Pontianak

Primary Menu
  • Home
  • Lokal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Sports
  • Kesehatan
  • Home
  • Nasional
  • Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Tetap Aktif Keluarga Temukan Bukti Pergerakan di Lokasi Kecelakaan
  • Nasional

Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Tetap Aktif Keluarga Temukan Bukti Pergerakan di Lokasi Kecelakaan

Tyo 19/01/2026
Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Tetap Aktif Keluarga Temukan Bukti Pergerakan di Lokasi Kecelakaan

Foto: Disway

PONTIANAK INFORMASI, Nasional – Keluarga kopilot pesawat ATR 42-500, Farhan Gunawan, menemukan harapan baru setelah smartwatch miliknya terpantau masih aktif usai kecelakaan mengerikan di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Perangkat wearable tersebut bahkan mencatat adanya aktivitas langkah kaki, memicu keyakinan bahwa Farhan masih selamat dan membutuhkan bantuan segera. Informasi ini menjadi sorotan publik di tengah upaya pencarian Basarnas yang terus berlangsung.

Pitri Keandedes Hasibuan (30), perwakilan keluarga, menyampaikan kabar ini usai menerima laporan dari adiknya, Dian Mulyana Hasibuan, pacar Farhan yang berada di lokasi. “Dia (Farhan) kan ada smartwatch, kalau bisa ada yang melacak smartwatch-nya itu dia pakai yang Galaxy, kayak manalah caranya, supaya ada pertolongan yang cari dia,” kata Pitri dilansir detikSulsel, Senin (19/1/2026).
​
Ponsel pintar Farhan sendiri sudah ditemukan tim SAR di kawasan hutan Gunung Bulusaraung pada Sabtu (17/1/2026) dan langsung diserahkan kepada keluarga. Saat diperiksa, ponsel tersebut menunjukkan koneksi aktif dengan smartwatch Galaxy miliknya. Keluarga langsung memeriksa data notifikasi, yang mengungkap adanya rekaman pergerakan signifikan.
​
Notifikasi smartwatch mencatat sekitar 9.000 langkah pada pukul 06.00 WITA, 18 Januari 2026, dan terus bertambah menjadi 13.647 langkah hingga pukul 22.00 WITA hari yang sama. “Karena dari HP dia yang terhubung ke smartwatch-nya itu kan masih bergerak. Kemungkinan kan masih bisa dilacak yah dari situnya,” ujar Pitri.
​
Kabar ini langsung memicu harapan besar bagi keluarga dan masyarakat. Mereka mendesak tim SAR untuk memanfaatkan teknologi pelacakan GPS dari smartwatch guna mempercepat pencarian di area pegunungan yang sulit dijangkau. Dian, yang naik ke gunung untuk memantau operasi SAR, menjadi sumber utama informasi ini setelah berkoordinasi dengan tim di lokasi.
​
Insiden kecelakaan ATR 42-500 terjadi pada Sabtu (17/1/2026), dengan pesawat hilang kontak saat terbang di wilayah Sulawesi Selatan. Sampai saat ini, puing-puing pesawat sudah ditemukan, termasuk serpihan besar di puncak Bulusaraung, tetapi korban utama seperti Farhan belum terdeteksi. Keluarga menilai sinyal smartwatch sebagai “mukjizat” yang patut dioptimalkan.
​
Upaya pencarian kini semakin intensif dengan tambahan data smartwatch. Keluarga berharap pemerintah dan Basarnas segera melibatkan ahli teknologi untuk melacak sinyal perangkat tersebut. “HP Farhan dapat di hutan, HP dia itu terhubung dengan smartwatch. Pas di cek ada perggerakan langkah kaki Farhan dari pagi sampai malam,” ungkap seorang keluarga dalam video viral dilansir akun X @Heraloebss.

Tags: Gunung Bulusarung Pesawat ATR 42-500 Pesawat Kecelakaan Smartwatch Kopilot ATR

Continue Reading

Previous: Eks-Wamenaker Noel Ebenezer Mengaku Bersalah Terima Rp 3 Miliar dari Skema Pemerasan Sertifikat K3
Next: Fadli Zon Tegas Serahkan SK Tedjowulan di Tengah Protes Bergelora Keraton Solo

Related Stories

menembus-asap-petugas-berjibaku-padamkan-karhutla-kalimantan-1788157037800_169
  • Nasional
  • News

AMSINDO Ultimatum Pemerintah: Naikkan Karhutla Kalimantan Jadi Bencana Nasional atau Boikot!

Editor PI 03/09/2026
11 Tahun Dinanti, Ajang Ikonik Yamaha Cup Race di Padang Disaksikan Lebih Dari 5 Ribu Pengunjung !
  • Nasional

11 Tahun Dinanti, Ajang Ikonik Yamaha Cup Race di Padang Disaksikan Lebih Dari 5 Ribu Pengunjung !

Editor PI 04/08/2026
Lamine Yamal. Reuters
  • Nasional

Lamine Yamal Muncul di Drone Iran yang Menargetkan Pangkalan Militer AS

Editor PI 24/07/2026

Berita Terbaru

  • Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional 12/09/2026
  • Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang 12/09/2026
  • Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya 12/09/2026
  • Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang 12/09/2026
  • Raperda Perubahan APBD Kalbar 2026 Disetujui, Tambah Rp550 Miliar untuk Pembangunan dan Karhutla 12/09/2026
  • Usia 81 Tahun, RRI Ubah Paradigma: Jemput Bola Pendengar di Era Digital 11/09/2026

Pemkot

Categories

Baca Berita Lainnya

IMG_9053
  • Lokal
  • News

Thomas Budiman Daftar Calon Ketua PASI Kalbar, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet ke Level Internasional

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Wagub Krisantus Sentil Korporasi Ikut Padamkan Karhutla: Jangan Nonton Doang

Editor PI 12/09/2026
IMG_9016
  • Lokal
  • News

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kualitas Udara Pontianak Masuk Kategori Berbahaya

Editor PI 12/09/2026
Screenshot
  • Lokal
  • News

Dikira Bajak Laut, Hebohnya Warga Saat Lihat Kapal Amfibi Jepang Bantu Karhutla Menepi di Pantai Karta Bengkayang

Editor PI 12/09/2026

Pontianak Informasi merupakan barometer informasi seputar Kota Pontianak yang berdiri sejak tahun 2005. Pontianak Informasi akrab dikenal oleh masyarakat Kota Pontianak dengan sebutan PI. Kanal informasi ini juga bagian dari PIFA MEDIA NETWORK.

  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Presiden Prabowo Instruksikan Pengaktifan Kembali Pengecer Gas LPG 3 Kg
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
  • Tentang PI
  • Kontak dan Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • PIFA Media Network
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.