(Foto : Instagram/humairaaliofficial)
PONTIANAK INFORMASI, Internasional – Humaira Asghar Ali, seorang aktris dan model Pakistan berusia 32 tahun, ditemukan meninggal dunia di apartemennya yang terletak di kawasan elit Defence Housing Authority (DHA) Karachi pada tanggal 8 Juli 2025. Tubuhnya ditemukan dalam kondisi sangat membusuk setelah seorang tetangga melaporkan bau tidak sedap yang keluar dari apartemen tersebut, demikian dilansir dari India Today.
Humaira memulai kariernya di dunia hiburan sejak tahun 2015 dan dikenal melalui berbagai serial televisi seperti Just Married, Ehsaan Faramosh, dan film Jalaibee (2015). Ia juga sempat populer setelah mengikuti reality show Tamasha Ghar pada tahun 2022 di ARY Digital. Selain berakting, Humaira juga dikenal sebagai seniman teater, pelukis, pematung, dan penggemar kebugaran dengan pengikut Instagram mencapai lebih dari 700 ribu orang.
Menurut laporan dari Dawn, polisi menemukan tubuh Humaira setelah menerima perintah pengosongan apartemen dari pengadilan karena Humaira tidak membayar sewa selama berbulan-bulan. Ketika polisi dan petugas pengadilan datang pada pukul 15:15 waktu setempat, pintu apartemen yang terkunci dari dalam terpaksa dibuka paksa dan tubuh Humaira ditemukan di lantai dalam kondisi dekomposisi lanjut.
Dokter forensik Dr. Summaiya Syed menyatakan bahwa penyebab pasti kematian masih menunggu hasil analisis kimia dari sampel yang diambil. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau kejahatan karena semua pintu terkunci dari dalam. Polisi juga sedang berusaha menghubungi keluarga Humaira melalui catatan telepon selulernya, meskipun keluarganya telah menjauh darinya selama dua tahun terakhir.
Menurut penyelidikan lebih lanjut yang dilaporkan oleh Arab News, kemungkinan besar Humaira meninggal dunia pada Oktober 2024, sekitar sembilan bulan sebelum jasadnya ditemukan. Hal ini didukung oleh catatan terakhir penggunaan telepon dan media sosialnya yang berhenti pada bulan September dan Oktober 2024. Kondisi apartemen yang ditemukan dengan makanan kadaluarsa dan pipa air kering memperkuat dugaan tersebut.
Keluarga Humaira, yang telah lama terpisah, menolak untuk mengurus jenazahnya, sehingga saudaranya yang datang ke Karachi harus mengurus proses pemakaman. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan luas di kalangan selebriti Pakistan dan masyarakat tentang isolasi sosial yang dialami oleh beberapa artis.
Kasus meninggalnya Humaira Asghar Ali menjadi pengingat tragis akan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan mental dan sosial para pekerja seni, terutama yang hidup sendiri. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kematian dan mengungkap fakta-fakta yang mungkin tersembunyi di balik tragedi ini.
